Pages

Selasa, 09 Oktober 2012

Panjaaaang Amaaaaaaat



Di pinggiran kota Malang, terdapat dua orang kekasih yang saling mencintai. Setiap hari kekasih gadis itu datang untuk sekedar apel. Namun, si gadisnya justru merasa sedih dengan kehadirannya. Karena kekasihnya selalu memakai sarung setiap kali main ke rumahnya. (maklum pemuda desa)
Akhirnya gadis itu mengatakan rasa yang terpendam ke kekasihnya itu.
“Mas, kalo mau main ke rumahku, jangan pake sarung terus dong. Aku kan malu sama bapak..”
Kemudian kekasihnya memberikan jawaban yang menyenangkan gadisnya.
“Iya deh, besok mas beli bahan celana. Ntar tek bikin celana panjang”.
Keesokan harinya, pemuda itu membeli bahan celana dan membawanya ke penjahit untuk dibikin celana panjang untuknya. Selang beberapa hari, pemuda itu datang ke rumah penjahitnya untuk mengambil celananya. Si penjahitnya berkata, “mas, celananya uda jadi. Ini ada sisa ½ meter lagi. Dibawa pulang aja ya.”
Pemuda itu kemudian pulang ke rumahnya dengan hati yang riang gembira. Dia punya rencana sore nanti dia ingin pamer ke gadisnya dengan celana baru yang telah jadi itu.
Pemuda itu segera ke rumah kekasihnya dengan memakai celana dengan sarung yang tetap dikenakannya. Di tengah perjalanan, dia merasa sakit perut. Kemudian pemuda itu berak dulu di WC umum. Segera setelah berak, dia terburu-buru mengenakan sarungnya dan lupa memakai celana panjangnya karena sudah tak sabar ingin berjumpa dengan gadisnya.
Tiba di rumah sang kekasihnya, si gadis berkata, “Lho, katanya mau pake celana mas, kenapa masih make sarung?” (dengan nada kecewa)
Tanpa pikir panjang dan memberi jawaban, pemuda itu dengan segera membuka sarungnya (ia mengira kalau dia sudah memakai celana panjangnya padahal tidak) dan berkata, “nih  lihat… mas pake celana baru”.
Seketika itu, si gadis itu menjerit dengan kerasnya, “AAAAAAAAAAAAH! PANJAAAAANG AMAAAAAAAT”.
Dengan senyum lebar dan semakin pede serta tanpa rasa bersalah, dengan bangganya pemuda itu menjawab, ”iya lah panjang… di rumah masih ada ½ meter lagi.”™
$!^#$^!%#*&!%*&^!*#!#$

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar