Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is me and friends from Kebumen

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka

This is me and friends at top of Sindoro mountain

terhampar dalam kelembutan nuansa sang awan berarak putih ....yang tertegun menatap bayang diriku di puncak gunung ini.....

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Vacation

yeah, we are happy :D

Jumat, 30 November 2012

Aku Sakit dan Kutemukan Indahnya

Hijau itu ialah tertinggi di puncak yg hnya trdiri dari rumput2 kecil dan berhamparan padang kembang edelweis,
berusaha sekuat mungkin menggapainya, karena kepuasan yg takkan pernah lenyap telah menungguiku di sana,
kuncup bungapun mekar yang selaras dengan keberhasilanku menggapai puncak itu,
subhanallo, sungguh mahakarya ciptaan Tuhan kita yg pantas kita kagumi,
gunung2 tertata rapi sebelah sana-sini terlihat anggun mencuci mata,
walau jalan terasa seperti menginjakan tanah yg berduri tp aku sungguh menikmatinya, sudah barang tentu akan terwujud keinginan yg kita dambakan,
aku benar2 berasa ada di atas langit, dgan hamparan awan yang berlalu lalang mengikuti larinya angin gunung,
terlihat jauh memandang, terlihat pula seperti "samudra langit" dengan gunung di antaranya, that's great scenery..
Bahkan saya bisa melihat bintang yang tiada hentinya berkerlap-kerlip menghiasi heningnya malam yang dingin dengan hembusan angin yang begitu menusuk hati, aku ada di atas langit yang bisa melihat bnyak bintang itu, that's nice star..
Akan semua itu juga mengingatkanku pada kekuasaan Allah SWT yg tiada tara dalam menciptakan alam dan lingkungan yg perlu kita lestarikan. Kita begitu sangat kecil dan lemah. Syukuri saja apapun hidup kita, jangan pernah lepas dari iman yg sudah mengakar dalam hati kita, berusahalah semaksimal mungkin dgan cara apapun asalkan tidak menyimpang dari yang telah digariskan oleh-Nya. Manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. Keep smile :)


Memories in mount of Merbabu in Salatiga at July, 2-4th 2011.

Kisah Mengagumkan #2

Beradab Sejak Kecil Agar Dewasa Menjadi Kebiasaan

      
             Pada suatu hari ada seorang bijaksanawan pergi bersama anaknya. Setelah beberapa saat, merekapun sampai di sebuah hutan yang penuh dengan pepohonan. Pohon-pohon itu marak dengan bunga yang berwarna-warni serta berbuah lebat. Di samping pepohonan itu terdapat sebatang pohon kecil di pinggir jalan. Pohon itu menjadi condong karena tiupan angin. Dan bagian ujungnya sampai menyentuh tanah. Maka berkatalah orang bijak itu kepada anaknya yang masih kecil:
                “Wahai anakku. Lihatlah pohon kecil yang miring itu. Pergilah dan tegakkanlah kembali seperti semula.”


                Pergilah anak itu dan ia mulai membenahi pohon yang miring itu sampai kembali seperti sedia kala. Setelah itu, mereka meneruskan lampahan mereka kembali. Tiba-tiba mereka menjumapi senatang pohon yang besar. Cabang dan dahannya banyak, namun bengkok-bengkok. Orang bijaksana tadi berkata lagi:
                “Wahai anakku, pandanglah pohon ini. Betapa berhajatnya ia kepada orang-orang yang mau memperbaikinya, sehingga ia bisa lurus kembali. Ia akan senang kalau ada orang yang sudi menghilangkan segala yang tidak baik darinya, sehingga orang akan merasa senang dan sedap memandangnya. Pergilah kau dan lakukan seperti yang kau perbuat pada pohon pertama tadi.”
                Mendengar perkataan ayahnya itu, si anak hanya tersenyum merasa kagum. Kemudian ia berkata:
                “Saya senang untuk memperbaikinya, namun pohon itu tidak mungkin lagi untuk diperbaiki apalagi diluruskan, sebab ia sudah terlalu besar dan kuat. Memang, ketika ia masih kecil ia masih mudah untuk diperbaiki dan diluruskan. Namun sekarang, ia tidak mungkin lagi untuk diperbaiki dan diluruskan walau sekelompok orang kuat berkumpul dan bersatu untuk melakukannya lagi”, jawab anak kecil itu.
                Mendengar jawaban anaknya, orang bijaksana tersebut merasa kagum. Ia kagum atas kecerdasan dan ketepatan jawaban yang diberikannya. Ia berkata lagi:
“Benar sekali apa yang kau katakan, anakku. Sesungguhnya orang yang sering melakukan sesuatu maka hal itu akan menjadi kebiasaan baginya. Untuk itu beradablah semenjak kecil. Hiasilah dirimu dengan budi-pekerti luhurbagar setelah dewasa menjadi kebiasaan bagi dirimu.”
Kemudian mereka pulang ke rumah. Dalam hatinya, si ayah mengulang-ngulang perkataan ini.
“Betapa mudahnya mendidik anak di waktu kecil dan betapa sukarnya mendidik anak di waktu dewasa.”
Akhirnya ia menyenandungkan bait-bait syair:

Mendidik anak di waktu kecil bermanfaat
Mendidik anak di waktu besar tak bermanfaat
Sesungguhnya ranting-ranting itu mudah diluruskan olehmu
Sedangkan kayu tiada mungkin kau lunakkan

Kisah Mengagumkan #1

Anak Kecil yang Jenius
         
Ada kisah yang menarik tentang seorang anak kecil yang jenius bersama orang yang dewasa yang telah berumur. Apakah ingin tau kisah tentang keduanya? Nah, simaklah.
       Ada seorang lelaki dewasa bertanya kepada seorang anak kecil yang jenius.
       “Hai anak kecil, jawablah pertanyaanku kalau kau anak yang pintar. Siapakah yang ada sebelum Allah SWT?”
           Kalau kau ingin tahu siapakah yang ada sebelum Allah, itu soal mudah. Sekarang coba berhitunglah dari satu sampai sepuluh. Setelah itu, kau pasti akan menjawab pertanyaanmu”, jawab anak kecil itu.
       Si lelaki itupun mulai menghitung dari satu sampai sepuluh. Setelah selesai berhitung si anak kecil itu mengajukan pertanyaa:
      “Sekarang kau telah berhitung dari satu sampai sepuluh. Maka jawab dulu pertanyaanku agar kau bisa menjawab pertanyyanmu. Angka berapakah sebelum angka satu itu?.
      “Tidak ada. Angka satu adalah yang pertama kali”, jawab lelaki itu.
      “Nah sekarang katakanlah olehmu, Allah adalah Yang Pertama dan Terakhir. Tiada sesuatupun sebelum-Nya dan sesudah-Nya. Jadi sebelum Allah itu tidak ada sesuatu sebagaimana kau telah mengetahui bahwa sebelum angka satu tidak ada angka lain. Allah adalah Yang Pertama sebagaimana angka satu adalah yang pertama”, jawab anak kecil itu tegas.
         Lelaki itu kagum atas kecerdasan dan kejeniusan anak kecil itu. Selainj itu, lelaki itupun kagum atas ketaqwaannyabwalau ia masih kecil.

coretan yang PUPUS

Pada awalnya dulu aku begitu bersemangat berteman dengan kamu, meski kamu merupakan orang yg bermasalah. Dengan begini aku bisa membantumu menyelesaikan apa yg hadapi masalahnya. Sering share adalah kebiasaan yg kami lakukan.
Waktu terus berjalan, kami semakin akrab saja. Aku juga pernah berharap pertemanan kami bisa sampai akhir hayat hidup kami.
Tak terasa juga, suatu masalah datang. Ini pihak ketiga yg mana sudah dimiliki olehnya dan aku tidak pernah sama sekali mengusik mereka. Terlebih kamu sudah memberi janji kepadaku agar bla bla, dan aku setuju. Ini hanyalah salah paham saja. Aku tahu itu. Padahal kamu pada waktu itu sudah tidak dengannya dan aku juga hanya ingin berteman saja. Kamu ternyata menganggap lebih, tentu saja aku cekal karena tidak demikian. Aku tidak akan berbuat yg kau maksud karena aku sudah terikat oleh janjimu.
Oke lah mungkin aku memang salah.
Akhirnya paska kejadian itu hubungan teman kami semakin lama semakin renggang. Mungkin sudah takdirnya kita harus saling tidak mengenal nantinya, padahal dunia ini sempit.
Yaa hubungan kami memang sudah tercerai berai. Aku hanya diam saja.
#satu hal penyesalanku, aku menyesal sudah tidak bisa kenal kamu lagi :(

adopted in MY NOTES on facebook.

Rabu, 28 November 2012

cycling in the road


      Hari ini hari yang melelahkan. Kenapa begitu? Yah pasalnya aku dan temanku baru saja bersepedaan yang jaraknya amat jauh. Kalo misal dihitung ya sekitar ada 6 KM. kami memulainya dari Sigura-gura terus ke Veteran lurus terus hingga sampai ada tugu kecil lalu belok kiri. Di sini kami bersepeda dengan nyantai karena udaranya cukup segar dan banyak pepohonan. 

    Kami sangat menikmati olahraga ini. Terlebih aku jarang berolahraga sejak hidup di kota malang. Lumayan itung-itung buat jaga tubuh agar tetap fit dan sehat.

       Bersepeda itu enak rek. Bisa buat olahraga, dan tentunya bisa hemat bbm. Milikilah hobi bersepeda. Apalagi di malang ini sedikit sekali orang yang mau bersepeda. Mereka lebih banyak menggunakan kendaraan pribadinya berupa sepeda motor dan mobil. 

      Ide cukup bagus bagaimana kalo setiap minggu diadakan car free day setiap hari minggu. Agar lingkungan tetap bersih dan segar.

Selasa, 27 November 2012

#amin

salah satu keinginanku adalah bisa melanjutkan studi di London :) #amin

Favorite Quotations

“Watch your habits, for they become your character. Develop your character, for it becomes your destiny”

“Recognize that life is in constant motion and every change happens for a reason. When you see boundaries as opportunity, the world becomes a limitless place”


“Climb any mountain and believe without a doubt that you will succeed. This is the power of the human spirit”

artinya adalah :
  
"Perhatikan kebiasaan Anda, karena mereka menjadi karakter Anda. Mengembangkan karakter Anda, untuk itu menjadi takdir Anda "

"Mengakui bahwa hidup adalah dalam gerakan konstan dan setiap perubahan terjadi atas suatu alasan. Ketika Anda melihat batasan sebagai kesempatan, dunia menjadi tempat bebas hambatan "

"Mendaki gunung dan sepenuhnya percaya tanpa keraguan bahwa Anda akan berhasil. Ini adalah kekuatan dari jiwa manusia "
 

just try it!

        Ketika tugas sudah mulai banyak yang bisa kita lakukan adalah menyicil mengerjakan tugas-tugas sesuai dengan prioritas. Sama seperti aku yang memang sudah nampak ada banyak tugas yang harus diselesaikan saat ini. intinya kita harus bisa mengatur waktu sedemikian rupa agar kita bisa belajar bagaimana menyelesaikan semua tugas dengan tepat dan tuntas :

Jumat, 23 November 2012

Dialogue Tiga Sektor Rumah Tangga

RAKYAT: kami butuh kesejahteraan dari para perusahaan. Perhatikan kami, jangan sepelekan kami. kami butuh perusahaan buat tempat kami bekerja. kami akan bekerja keras. tapi tolong, jangan rampas hak kami. kami ingin mengabdi untuk perusahaan. perhatikan kami!
dan untuk pemerintah, kemana selama ini? kami hidup serba kekurangan. makan pun tak cukup. kami bingung tidak ada yang membantu kami. kami juga susah mencari pekerjaan. mau makan pake apa kami? 

PERUSAHAAN: baiklah para karyawanku! kami mau menggaji kalian buat kebutuhan hidup.. tapi, kalian harus bekerja keras sesuai apa yang kami inginkan. kami butuh laba untuk kemajuan perusahaan dan untuk menggaji kalian juga. dan JANGAN MENUNTUT!
wahai pemerintah, bantulah kami dengan kebijakanmu agar kami tidak dirugikan oleh hal-hal yang menghancurkan kami. kamulah pemerintah yang menjadi penengah diantara aku dan karyawanku. jangan membuat birokrasinya menjadi terbelit-belit. beri kami kemudahan untuk ikut memajukan bangsa ini!

PEMERINTAH: wahai rakyatku, kami tahu karena kami di sini adalah dukungan kalian semua. sukseskan kemajuan ini rakyatku. kami tahu kalian mempunyai potensi yang bagus untuk mewujudkan Indonesia bangkit. kami akan memperhatikan kalian semua. tapi, kalian harus menjaga keamanan dan kenyamanan dalam melakukan apa saja yang kalian suka.
buat perusahaan, kami mengucapkan terima kasih karena telah ikut memajukan negara kita tercinta, INDONESIA. kami akan membuat kebijakan yang adil untuk semua perusahaan di indonesia. 

bersambung ......

Rabu, 21 November 2012

Because Writing is Our World

              Hari ini tanggal 21 November 2012, aku mengikuti kegiatan Workshop Creative Writing (WCW) yang diadakan oleh BEM FISIP UB. Kegiatan ini sangat menarik bagi diriku sendiri mengingat hobiku juga menulis. Karenanya, aku ingin bisa menambah pengetahuan bagaimana menulis sebuah karya yang baik dan menarik. Para pematerinya juga merupakan penulis buku yang sangat handal. Ada Aan Syafrani, Indra Widjaya, Christian Simamora, dan Windy. Mereka sangat expert dalam hal pembuatan karya. Mereka juga sudah memiliki karya-karya yang sudah dipublikasikan secara nasional berupa novel-novel yang sangat menarik.
              Aku hadir di ruang lantai 7 FISIP tepat pada pukul 08.00 am. Tetapi pada saat itu, masih sedikit peserta yang sudah datang. Tak lama kemudian, para peserta mulai berhamburan datang memenuhi ruangan yang telah disediakan. Semua sudah siap di kursi masing-masing setelah melakukan registrasi.
Sang moderator masuk yang bernama Budi. Dia kemudian melakukan pembukaan dan membacakan susunan acaranya. Tibalah pada inti acara yaitu materi mengenai penggalian ide hingga penerbitan buku atau karya yang dipresentasikan oleh semua pemateri yang hadir. Mereka semua melakukan presentasi dengan sangat bagus. Hal itu terlihat dari para peserta yang antusias mendengarkan kata demi kata yang disampaikan oleh semua pemateri.
          Materi yang saya tangkap cukup banyak. Bahkan aku mempunyai ide untuk membuat suatu karya dan menerbitkannya. #amiiin. Dengan workshop tersebut pastinya semua peserta sangat bersemangat mengetahui bahwa setiap orang bisa menulis. Karena menulis itu bukan suatu bakat yang dimiliki oleh seseorang. Melainkan sebuah keterampilan yang bisa dimiliki oleh setiap individu. Jadi, persiapkan diri kita untuk menulis segala sesuatu yang ada dibenak kita. Menulis bisa kita lakukan dari menuangkan ide-ide yang kita pikirkan ke dalam catatan kecil di buku atau di hape, setelah ide-ide terkumpul, kita bisa menggabungkannya menjadi suatu kumpulan ide yang bisa saja berkaitan. Dari ide-ide tersebut kita tulis secara detail mengenai ide tersebut. Terus dikembangkan sampai sebuah karya benar-benar selesai dibuat.
          Jika karya kita sudah benar-benar mantap dan yakin, selanjutnya kita bisa menemui suatu media penerbit untuk ditawarkan kepadanya. Siapa tau karya yang kita buat nanti bisa diterima dan terbit. Dengan begitu, nantinya kita akan dapat banyak keuntungan yang bisa kita nikmati.
             So, mari kita terapkan budaya menulis. Kita bisa menulis apa saja yang ada dalam benak kita. Kalau kita menulis sesuatu pasti akan menjadi suatu kebiasaan yang bisa kita menjadikannya sebagai hobi. TULISLAH TENTANG DUNIA, MAKA DUNIA AKAN MENULISMU! XD

Senin, 12 November 2012

Story and Hope


Hari ini aku ingin bercerita tentang kehidupanku selama PKK2MU kemarin tanggal 29 Agustus 2912. Cerita kehidupan yang sangat berharga bagi diri aku sendiri. Di mana pada waktu itu aku menerima banyak teman sebagai teman baruku. Di mana kisah aku lebih mengenal kampus baruku untuk empat tahun ke depan. Andaipun cepat mungkin selama 3,5 tahun.
Mengenai tugas dan ketentuan-ketentuan PK2MU sebenarnya sudah terbit sebulan sebelum PK2MU dilaksanakan. Tetapi, buat mahasiswa bandel yang seperti saya ini, besoknya mau hari H, selama malamnya aku baru nyelesain tugasnya. Ada bikin atribut, essay, dan membawa perlengkapan-perlangkapan yang sudah tercantum di format tugas. Atributnya tidak sesulit yang dibayangkan. Aku pikir dulu pas lihat format tugasnya itu bakal susah dikerjain. Benar aja waktu bikin atributnya emang susah. Iya lkah susah orang bikinnya pake kemalsan. Coba kalo ngerjainnya pake niat, pasti tuntas tuh kerjaannya. Tetapi, pada pelaksanaannya tugasnya bukan menjadi hal yang diutamakan dalam PK2MU kemarin. Tugasnya cuman dikumpulin ke panitia, kemudian tinggal ke gedung Samantha Krida buat ngedengerin materi0materi yang bakal disampein. Materinya cukup bagus sih, berbobot dan bermanfaat. Pantas saja, maba yang emang sadar pasti termotivasi buat menjadi mahasiswa yang beneran, bukan cuman kuliah selesai udah langsung pulang ke kos, tidur ataupun belajar. Seperti yang disampein oleh pemateri kemarin, mereka berpesan agar kita para maba berorgansasi sesuai dengan minat kita. Kelak nanti kita juga bakal dapt manfaatnya yang belum kita sadari. Kalo aku pikir emang bener juga sih. Siapa tahu nanti pekerjaan kita ada kaitannya dengan organisasi yang kita ikuti. Bisa aja, itu juga bguat nambah sof skill kita. So, kita bisa menjadi lebih dewasa dan tentunya menjadi mahasiswa yang sejati.
Dari banyak materi yang diberikan oleh pemateri saat PK2MU, ada salah satu materi yang membuat saya merasa bersemangat, yaitu kuliah di luar negeri atau dengan program double degree. Beruntung juga aku, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB uda ada programnya. Jadi yang harus aku lakukan yaitu belajar dengan rajin dan tetap bisa berorganisasi. Hal ini b isa juga buat belajar bagaimana memenej waktu yang aku punyai. Bisa juga buat kita untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi. Dari banyak mimpi yang aku cita-citakan, aku harus bisa membawa nama harum untuk UB di nasional maupun internasional. Bismillah
Visit to London and study there is one of my big dream. I must can reach it by my skill and always to develop it totally. Mimpi untuk bisa kuliah di luar negeri memang susah, kata sebagian orang. Tetapi, kita harus yakin kalo kita pasti bisa meraihnya dengan usaha yang keras, doa yang kuat, dan bertawakal. Belajar di luar negeri bisa menjadi ajang bagaimana bertahan hidup dalam kebudayaan, iklim, suasana, manusia yang semuanya berbeda. Bagiamana kita mengembangkan sikap toleran akan terlihat sangat jelas nanti kalo mimpi itu bakal terwujud. Hanya persiapkan segala kebutuhan sekarang sebelum kita berangkat ke mimpi kita itu.

friendship


Aku cukup berbangga diri. Karena mendapat teman baru yang cukup banyak. Dari ujung Sumatra sampai ujung Papua. Dari berbagai keragaman kebudayaan, kami lebih bisa menghargai perbedaan yang ada. Kami juga bisa bagaimana menjadi orang yang baik dalam pertemanan. Yang intinya jangan saling meruntuhkan lawannya. Jelaslah, pertemanan itu bagaikan rantai yang saling berkait. Apabila salah satu rantai putus, maka pertemannya menjadi putus.
Aku tidak mengerti mengapa aku berada di kota Malang? Kalian tahu, dulu aku sangat ingin kuliah di UI, tapi faktanya tidak sesuai mimpi. Tuhan yang kita Agungkan lebih menunjuk aku kuliah di UB saja, jangan di UI. Karena emang itu yang terbaik, OK aku terima dengan ikhlas. Karena memang inilah yang terbaik. Yang terbaik belum tentu yang kita harapkan, malah bisa saja berkebalikan. Maka dari itu, mari kita untuk bisa bersyuklur atas segala kebaikan yang telah diberikan oleh-NYA.
Menjadi mahasiswa cukup membanggakan. Sebut saja berapa yang kuliah dari desaku? Mungkin hanya beberapa saja yang angkatanku. Bisa dihitung dangan jari malah. Tetapi, kita tidak boleh sombong kepada mereka. Kita ketahui juga bahwa orientasi kehidupan kita dengan mereka sangatlah beda. Mungkin mereka cepat ingin bekerja agar menghasilkan uang dan hidup mandiri. So, kita harus tetap berteman dengan siapa saja. Jangan sampai kita membeda-bedakan. Seperti di kampus-kampus yang mahasiswanya dating dari berbagai daerah di Indonesia. Kita harus bisa mnegembangkan sikap terbuka dan toleran. Kita harus merasa bangga berteman dengan siapa saja. Asalkan itu dalam  kebaikan. Kita juga tidak bisa memungkiri mengetahui bahwa kita hidup dalam perbedaan yang harus diharmonisasikan.
Teman-temanku yang sudah aku kenal banyak dating dari daerah sekitar Malang. Mulai dari Sidoarjo, Lamongan, Nganjuk, Jombang, dan lain-lain. Kalian tahu, yang dari luar Jawa Timur juga tidak kalah banyak. Ada yang dari Medan, Padang, Riau, Jakarta, Kebumen, Solo, dan lain-lain. Mereka semua disatukan dalam kepentingan studi guna meraih cita-cita yang diharapkan.
Blaaaaa :D