Pages

Senin, 14 Januari 2013

UAS part SIX


Menyesal Tidak Percaya Diri

UAS Pengantar Akuntansi (PA) hari ini sebenarnya menyebalkan. Jumlah soalnya hanya 6. 3 merupakan membuat jurnal penyesuaian dan sisanya laporan keuangan yang terdiri dari Laporan Laba/Rugi, Perubahan Modal, dan Neraca. Bagian yang saya sesalkan ada di laporan Neraca.
Setelah berlibur panjang sekitar 4 hari hari ini masih melanjutkan UAS. Jadwalnya PA di ruang D.1 gedung D FEB UB. Segera memasuki ruangan, duduk, dapat lembar soal dan jawaban, lalu saya kerjakan. Pada awalnya lancar. Hanya membuat jurnal penyesuaian dan salah satunya hanya menentukan besarnya asuransi dibayar di muka dengan pernyatan yang sudah diketahui. Ketiga soal itu ada di bagian I. Sedangkan di bagian II membuat laporan keuangan.
Pertama saya harus membuat Laporan Laba/Rugi. Membuat laporan ini tidak begitu sulit. Mengerjakan laporan itu harus dengan teliti agar tidak ada akun yang terlewatkan. Hasil sudah ditemukan. Besarnya adalah Rp. 52.000,-.  Ini berarti bahwa perusahaan mendapatkan laba sebesar Rp. 52.000,- selama satu tahun. Uang tersebut dihitung dalam jutaan. Membuat laporan ini saya harus menyalin ke kertas yang baru yang saya meminta kepada pengawas. Aku salin dengan cermat.
Berlanjut membuat laporan keuangan yang kedua yaitu Laporan Perubahan Modal. Ini laporan yang sangat sederhana. Rumusnya adalah besar modal awal periode ditambahkan dengan laba yang diperoleh dari Laporan Keuangan Laba/Rugi. Setelah ditambahkan kemudian dikurangi besarnya prive. Itulah hasilnya modal akhir sampai tanggal 31 Desember 2012. Saya lupa berapa besarnya modal akhir Abimanyu. Ini laporan yang paling mudah. Setelah berhasil dihitung, saya harus menghitung laporan keuangan yang lainnya.
Besarnya modal akhir sudah dihitung. Modal akhir ini akan digunakan dalam Laporan Neraca dalam kolom Passiva bersama utang. Maka dari itu, saya harus menyusun Laporan Neraca dengan formula Aktiva = Passiva. Aktiva terdiri atas aktiva lancar dan aktiva tetap. Keduanya dijumlahkan dan hasilnya adalah jumlah aktiva. Selanjutnya saya harus menghitung besarnya passiva yang terdiri atas utang dan modal. Utang terdapat dua bagian, yaitu utang lancar atau utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Keduanya kemudian dijumlahkan dan hasilnya adalah jumlah utang. Passiva terdiri atas utang ditambah modal, maka jumlah utang tersebut dijumlahkan dengan besarnya modal. Passiva sudah dihitung.
Kita kembali pada formula Aktiva = Passiva. Setelah saya sama dengankan ternyata hasilnya tidak seimbang. Saya sejenak berpikir. Apa yang salah sampai-sampai Laporan Neraca tidak seimbang. Saya sangat bingung. Saya mencoba menghitungnya kembali. Dan hasilnya tetap sama. Tidak seimbang. Saya melihat akun-akun yang tertera disoal dan saya sesuaikan dengan jawaban saya. Ini sepertinya memang seperti ini. Tidak ada yang salah dengan soal. Hanya saja kita yang harus teliti. Nama akun yang bermasalah yaitu ada akun akumulasi depresiasi dengan depresiasi mebel. Ini yang benas seperti apa? Saya terus memutar otak menemukan apa maksudnya. Yang terlintas dalam pikiran saya, harus ditemukan jumlah yang seimbang. Saya seperti memaksakan jawaban agar seimbang. Saya cari jumlah dengan akun tersebut agar mendekati seimbang. Ya saya temukan dengan jumlah hampir seimbang. Hanya selisih 200. Dalam benak saya, ini masih belum seimbang. Saya belum yakin pada diri saya sendiri.
Jawaban saya benar tidaknya saya tidak tahu pasti. Saya hanya berharap semoga saja benar. Saya keluar ruangan karena memang waktunya sudah habis. Di luar saya ditanyai teman saya apakah tadi sudah selesai. Kemudian saya jawab sudah, hanya saja ada yang tidak seimbang yang di Neraca. Ternyata teman saya juga sependapat. Ada teman lain yang bertanya tentang laporan neraca. Dia menjelaskan bahwa nercanya tidak seimbang, dengan besarnya sekian. Dia juga menambahkan bahwa mungkin Bu Juni, dosen Pengantar Ekonomi kami memang sengaja soalnya dibuat demikian agar kita terkecoh. Tepat sekali apan yang dikatakan oleh dia dengan keadaan saya tadi. Setelah dia mengatakan bahwa selisih aktiva sama passiva jauh. Saya rasanya sangat menyesal mendengarkan hal ini. Mengapa saya tidak percaya pada diri saya sendiri. Padahal pada awal jawaban sudah sesuai dengan jawaban teman saya. Hanya karena saya tidak PD saya ganti jumlahnya dan kemungkinan jawaban yang saya ganti itu salah.
Rasa penyesalan selaku menyala dalam hati saya. Saya menyesal dan rasnya ingin mengulangi UAS PA kali ini. Tetapi itu tidak mungkin. Saya hanya berdoa saja semoga diberi hasil yang menyenangkan meskipun ada laporan yang salah dan semoga juga yang salah hanya dalam laporan neraca saja. Ya saya harus melupakan itu sejenak. Harus menenagkan pikiran. UAS masih satu kali lagi. Dan itu banyak hafalan. Pengantar Ekonomi besok menanti.
Percaya diri adalah kunci kesuksesan. Itulah pepatah yang sering kita dengar. Apapun yang kita kerjakan berharap saja itulah yang terbaik dari yang kita lakukan.
@sukrisw

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar