Pages

Kamis, 02 Mei 2013

Peringatan Bagi Golongan Terpelajar

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Wahai Golongan Yang Terpelajar!
Wahai Pemuda Islam!
Wahai Yang bergelar Mahasiswa dan Sarjana!
Bertakwalah kepada Allah SWT dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya. Berpegang-teguhlah pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bersyukurlah atas segala nikmat yang telah dikaruniakan kepadamu. Peliharalah ayat-ayat Allah yang telah kamu ketahui dan janganlah kamu mengingkarinya.

Firman Allah SWT yang maksudnya:
Sebenarnya, Al Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Ankabuut {29}: 49)

Allah SWT juga berfirman yang maksudnya:
“Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka dan orang-orang mukmin, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Al Qur'an), dan apa yang telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Orang-orang itulah yang akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar.”
(QS. An-Nisaa’ {4}: 162)

Allah SWT juga berfirman yang bermaksud:
“Dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Qur'an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya, dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.”
(QS. Al-Hajj {22}: 54)

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“Demi Tuhan, jika Allah SWT memberi petunjuk kepada seseorang itu melalui perantaraan dirimu, hal itu jauh lebih baik bagi dirimu daripada memiliki kekayaan yang sangat berharga”
(HR. Al-Bukhari no. 3498 dan Muslim no. 2406 dari Sahl bin Saad r.a.)

Wahai orang-orang yang telah diberi ilmu pengetahuan!
Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, jangan sampai hawa nafsumu mengatasi akal sehatmu, janganlah kamu pergunakan kepintaranmu untuk memutarbalikkan fakta, jangan berkata dusta! Jangan mengingkari janji! Jangan mengkhianati amanah yang telah diberikan kepadamu. Ingatlah! Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu perbuat atau katakan akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah ‘Azza Wajalla. Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui kebenarannya.

Firman Allah SWT yang maksudnya:
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”
(QS. Al-Israa’ {17}: 36)

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat. Kamu boleh menyampaikan riwayat (yang benar) dari kalangan Bani Israil, namun juga tidak berdosa (jika kamu tidak menyampaikannya). Barang siapa yang sengaja berdusta dengan namaku, maka bersedialah dia untuk dimasukkan ke dalam neraka.”
(HR. Al-Bukhari no. 3274 dari ‘Abdullah bin ‘Amr r.a.)

Wahai orang-orang yang berakal!
Janganlah kamu mengatas-namakan Islam untuk kepentingan pribadi atau golonganmu. Janganlah kamu berpecah belah dan saling salah menyalahkan antara satu sama lain. Janganlah kamu menjadi provokator! Janganlah kamu berbangga dengan golonganmu masing-masing. Bersatulah wahai kaum muslimin!

Firman Allah SWT yang maksudnya:
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai,…”
(QS. Ali ‘Imran {3}: 103)

Allah SWT juga berfirman yang maksudnya:
“Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.”
(QS. Ar-Ruum {30}: 32)

Allah SWT juga berfirman yang bermaksud:
“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.”
(QS. Al-An’aam {6}: 159)

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“...Dan jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain,...”
(HR. Muslim no. 2564 dari Abu Hurairah r.a.)

Wahai golongan yang berpemikiran luas!
Jangan berpikiran sempit! Jangan mudah terpengaruh dengan sesuatu yang belum pasti kebenarannya, jangan mudah terpancing emosi! Jangan mudah terprovokasi! Berfikirlah sebelum bertindak! Berbincanglah sebelum memutuskan! Jangan main hakim sendiri! Jangan mengambil kesimpulan dan keputusan secara pribadi tanpa mendengar pandangan orang lain. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang telah diberi ilmu, jangan jadi jahil setelah kamu diberi pengetahuan yang luas, kamu tidak sama dengan orang-orang yang bodoh, koreksilah terlebih dahulu segala sesuatu perkara yang sedang menjadi bahan pembicaraan publik. Buatlah kajian dan analisa secara teliti sebelum kamu mengambil sebuah kesepakatan dan keputusan.

Firman Allah SWT yang maksudnya:
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
(QS. Al-Hujuraat {49}: 6)

Allah SWT juga berfirman yang maksudnya:
“...Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.”
(QS. Az-Zumar {39}: 9)


Wahai para cendikiawan muslim!
Pikirkanlah keadaan kaum muslimin. Perhatikanlah mereka yang tertindas diatas kekejaman penguasa yang zalim. Berbuatlah sesuatu untuk mereka, janganlah kamu sibuk memperkayakan diri sendiri. Bertoleransilah kamu! Desaklah penguasa yang zalim untuk menghentikan kekejaman mereka. Janganlah kamu takut dalam membela kebenaran. Semoga Allah SWT akan mengangkat derajatmu.

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya. Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, pasti Allah memudahkan baginya jalan ke surga...”
(HR. Muslim no. 2699 dari Abu Hurairah r.a.)

Wahai para pemikir Islam!
Yakinlah dengan janji Allah SWT melalui Firman-Nya yang bermaksud:

“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al-Mujaadilah {58}: 11)

SOURCE

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar