Pages

Kamis, 04 Juli 2013

Rektor Beri Pengarahan Terkait Program UB TV

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito memberikan pengarahan kepada sejumlah dekan dan koordinator UB TV terkait realisasi peluncuran program UB TV sebagai media pertelevisian yang mengedepankan tri-dharma  di Lt.8 gedung Rektorat, Rabu (3/7).

Yogi mengatakan bahwa dengan semakin meningkatnya perkembangan akademis maupun non-akademis di lingkungan Universitas Brawijaya, rektor sudah mempersiapkan berbagai hal untuk memajukan institusi di mata publik. Salah satu kegiatan yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan adalah perealisasian UB TV sebagai salah satu program pertelevisian yang akan menunjang setiap kegiatan yang tengah berjalan di universitas. Hal ini merupakan terobosan baru bagi UB, mengingat pertelevisian di Indonesia sendiri sudah memasuki era baru, era digital. Kebutuhan akan informasi yang cepat dan aktual membuat sebagian masyarakat Indonesia haus akan berita, baik berita politik, budaya maupun hiburan.

Langkah strategis yang dilakukan UB dengan mewujudkan program UB TV ini nampaknya mendapat apresiasi dari kalangan akademisi, karena semua kegiatan yang berhubungan dengan UB dapat divisualisasikan dan dapat ditonton oleh masyarakat secara langsung. "Ini langkah yang bagus untuk mempromosikan UB. Karena dengan munculnya UB, baik dari media cetak, internet dan dunia pertelevisian, masyarakat akan dapat mengenal lebih jauh bagaimana UB itu sendiri," ujarnya.

Yogi menghimbau kepada pengurus masing-masing fakultas untuk berkontribusi dalam memajukan universitas lewat program pertelevisian tersebut. Mengingat banyaknya kegiatan yang berhubungan dengan universitas secara akademik maupun non-akademik, UB TV bisa menjadi salah satu ujung tombak institusi sebagai media perantara terhadap masyarakat. "Kegiatan seperti bidang penelitian, seminar, seni maupun budaya, keolahragaan maupun kemahasiswaan bisa menjadi bahan materi di setiap konten bagi UB TV," pungkasnya.

Selain melakukan koordinasi dengan fakultas, UB juga melakukan seleksi presenter bagi UB TV. Lebih dari seratus peserta dari kalangan dosen, karyawan dan mahasiswa ikut andil dalam seleksi yang akan digelar dua hari (4-5/7) tersebut. Seleksi presenter ini akan digelar di studio 1, gedung PJJ Lt.2 (dibelakang kantor pusat). Mereka yang lolos seleksi nantinya juga akan mendapatkan pelatihan khusus dari pihak panitia pada tanggal 10-12 Juli. Rencananya akan diambil empat rekrutmen di masing-masing fakultas untuk menjalankan tugasnya di UB TV.

Siaran UB TV sendiri akan mengambil channel 51 UHF untuk kawasan Malang Raya, 56 UHF regional Jawa Timur dan 35 untuk nasional. Bambang Semedi selaku koordinator pengurus UB TV menjelaskan bahwa tahapan UB TV untuk bisa on air cukup ketat, selain mengurus persyaratan rekomendasi, UB TV diharuskan untuk melakukan siaran percobaan minimal 4 jam dalam sehari. Dan setelah launching, nantinya UB TV juga diharuskan mampu mengudara selama 5 jam dalam sehari dan tidak diperkenankan off selama tiga hari berturut-turut.

Dengan adanya UB TV, Rektor UB mulai mewanti-wanti kepada seluruh pengurus yang terlibat, agar selalu menjaga nama baik institusi. Selain sebagai ajang promosi, Prof Yogi juga menekankan untuk selalu mengedepankan tri-dharma. "Untuk pertama kalinya Universitas Brawijaya dipercaya oleh pemerintah dalam hal ini Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memiliki program pertelevisian sendiri. Hal ini sejatinya merupakan suatu kebanggaan dan juga sebuah tantangan. Karena kita membawa bendera UB  di hadapan publik, jadi harus ada langkah-langkah khusus untuk menjaga citra UB agar lebih baik dari sebelumnya," tambahnya

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar